|
dari rahim seorang ibu yang mengandungnya selama 9 bulan. Ke mana aku ini, ya Allah? Manusia tumbuh besar dan dewas Melihat dunia yang baru untuknya dan terpesona dengan keindahannya Lalu ke mana aku ini, ya Allah? Manusia bercanda tawa Manusia bergembira ria Menjadi manusia bertahta Ke mana aku ini, ya Allah? Manusia diberi akal untuk mencerna setiap ciptaan yang tak tertandingi setiap insan Lalu ke mana aku ini, ya Allah? Ketika seorang manusia tersungkur dalam lembah kesedihan yang dalam mencari makna hidup yang keras Tak terhitung airmata yang terkuras Sekali lagi, ke mana aku ini, ya Allah? Manusia lalu bertambah tua Uban tumbuh di setiap ruas kepala Tanpa tahu harus ke mana berlari sampai akhirnya ajal menanti tanpa bekal amal yang bererti Tuhan pun datang dan Dia bertanya, Fa-aina tadzhabuun? Ke mana kamu sekalian hendak pergi? Lalu sang hamba pun tersungkur lagi melihat azab yang telah menanti "Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau yang menggengam segala kejadian, jangan pernah biarkan diri kami berharap selain dari-Mu.. Ya Allah, jangan biarkan hati ini tenteram selain hanya bersamaMu, tiada Tuhan selain Engkau kerana Engkaulah yang menggenggam segala apapun yang Engkau kehendaki." |
| Leave a Comment: |